saya ingin berhenti KPR

Saya Ingin Berhenti KPR

Pertanyaan :

Ustadz, saya telah mengambil KPR subsidi nov. 2014. Setelah mendengar tentang riba, saya takut dan ingin mengakhiri transaksi ini. Bagaimana ustadz, seharusnya tindakan yg saya ambil? Mohon bimbingan dan doanya, Ustadz, agar mampu menjalankan syariat islam?

 

Jawaban :

Wa’alaikum salam warohmatulloh wabarokatuh

 

Jika telah jelas bahwa riba itu haram dan kita dilarang turut serta dalam transaksi riba termasuk pula menjadi peminjam, maka sudah sepantasnya kita sebagai seorang muslim mencari jalan yang halal untuk memenuhi kebutuhan primer kita termasuk dalam hal papan. Memiliki rumah dengan kredit KPR bukanlah darurat. Karena kita masih ada banyak cara halal yang bisa ditempuh dengan tinggal di rumah beratap melalui rumah kontrakan, sembari belajar untuk “nyicil” sehingga bisa tinggal di rumah sendiri. Atau pintar-pintarlah menghemat pengeluaran sehingga dapat membangun rumah perlahan-lahan dari mulai membeli tanah sampai mendirikan bangunan yang layak huni. Ingatlah sabda Rasul :

“ Sesungguhnya jika engkau meninggalkan sesuatu karena Allah, maka Allah akan mengganti bagimu dengan yang lebih baik bagimu.” (HR. Ahmad 5: 363. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih ).

 

Siapa saja yang menempuh jalan yang halal, pasti Allah akan selalu beri yang terbaik. Yang mau bersabar dengan menempuh cara yang halal, tentu Allah akan mudahkan.

—–

Catatan :

Apabila anda telah terlanjur melakukan transaksi riba tersebut, maka sebagai wujud ta’at anda pada Alloh segeralah berlepas diri darinya.Sebab hidup dalam belitan riba itu sebenarnya sama saja hidup dalam rangka menerima tantangan Alloh, Karena Alloh akan memerangi para pelaku riba. Alloh berfirman :

 

فَإِنْ لَمْ تَفْعَلُوا فَأْذَنُوا بِحَرْبٍ مِنَ اللَّهِ وَرَسُولِهِ ۖ وَإِنْ تُبْتُمْ فَلَكُمْ رُءُوسُ أَمْوَالِكُمْ لَا تَظْلِمُونَ وَلَا تُظْلَمُونَ

“Maka jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba), maka ketahuilah, bahwa Allah dan Rasul-Nya akan memerangimu. Dan jika kamu bertaubat (dari pengambilan riba), maka bagimu pokok hartamu; kamu tidak menganiaya dan tidak (pula) dianiaya.” (QS. Al-Baqarah:279)

 

Ibnu ‘Abbas mengatakan :

 

“Jika ada yang tidak mau berhenti dari memakan riba, maka pemimpin kaum muslimin wajib memintanya untuk bertaubat. Jika tidak mau meninggalkan, maka dipenggal lehernya.” ( Tafsir Al-Qur’an Al-‘Azhim , 2 : 286)

 

Wallahu a’lam.

Dijawab Oleh : Ust. Oemar Mita Lc.

Referensi :

Group WhatsApp Syameela

http://tafsirq.com/2-al-baqarah/ayat-279

 

====================

SYAMEELA : Deliver The Truth Of Islam

Ajak Keluarga & Sahabat Bergabung :

?Telegram Channel : @Oemita_Syameela ▶ KLIK : https://goo.gl/tnoGcI

? Grup WA :

?08111000196 (ikhwan)

?0811188734   (akhwat)

?Website :

www.syameela.com

====================

About admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *